Sejarah MUSIK Dunia


          "Siapa yang tidak menyukai Musik?"

     Mungkin jawaban itu tidak ada, karna semua orang menyukainya. Musik membawa ketenangan dan Rasa damai. Suara dari irama yang diciptakan akan membawa kita pada luapan emosi yang begitu nyata. Setiap hal memiliki Sejarah, begitupun soal Musik. Artikel ini akan membahas hal menyeluruh tentang Sejarah Musik di dunia.   

Anthony Robbins


"Rahasia sukses adalah belajar menggunakan kepedihan dan kenikmatan. Bukan hanya dikendalikan oleh kepedihan dan kenikmatan. Jika melakukannya, Anda memegang kendali atas hidup anda. Jika tidak, kehidupanlah yang mengendalikan anda"


ANTHONY Robbins adalah seorang penulis self-help Amerika. Buku-bukunya antara lain Unlimited power: The New Science of Personal Achievement dan Awaken The Giant Within. Ia juga merupakan seorang pembicara motivasi.
    Robbins lahir di North Holliwood, California, Amerika Serikat pada tanggal 29 Februari 1960. Dia kemudian pindah ke Azusa, California. Waktu itu dia bersekolah di Glendora High School.

Amanda Gore


"Harapan jauh lebih kuat dari yang kita kenal.

Harapan biasanya - mampu mengontrol persepsi, 
Yang pada gilirannya menciptakan realitas."

AMANDA Gore merupakan salah seorang motivator profesional yang populer di Amerika Serikat dan Autralia. Dia meraih gelar dibidang Fisioterapi, di jurusan Psikologi dan merupakan Praktisi Guru Neurolinguistics. Sebelum memulai karier sebagai motivator profesional Amanda Gore adalah seorang konsultan ergonomi dan kesehatan kerja.

Sebuah Tanya


"akhirnya semua akan tiba
pada suatu hari yang biasa
pada suatu ketika yang telah lama kita ketahui
apakah kau masih berbicara selembut dahulu?
memintaku minum susu dan tidur yang lelap?
sambil membenarkan letak leher kemejaku”
(kabut tipis pun turun pelan-pelan di lembah kasih, lembah mendala wangi
kau dan aku tegak berdiri, melihat hutan-hutan yang menjadi suram
meresapi belaian angin yang menjadi dingin)
“apakah kau masih membelaiku semesra dahulu
ketika ku dekap kau, dekaplah lebih mesra, lebih dekat”
(lampu-lampu berkelipan di jakarta yang sepi, kota kita berdua, yang tua dan terlena dalam mimpinya. kau dan aku berbicara. tanpa kata, tanpa suara ketika malam yang basah menyelimuti jakarta kita)
“apakah kau masih akan berkata, kudengar derap jantungmu. kita begitu berbeda dalam semua
kecuali dalam cinta?”
(haripun menjadi malam, kulihat semuanya menjadi muram. wajah2 yang tidak kita kenal berbicara dalam bahasa yang tidak kita mengerti. seperti kabut pagi itu)
“manisku, aku akan jalan terus
membawa kenangan-kenangan dan harapan-harapan
bersama hidup yang begitu biru"


SOE HOK GIE               
Selasa, 1 April 1969
awalan

awalan

  Tadi malam, yang tadinya Seperti biasa, malah jadi biasa-biasa saja.. Emang Engga ada perubahan sih. Hehe..  gua stalking-stalking hal yg gak penting, striming video gak penting, terus buka-buka situs gak penting. Yaaa, pokoknya apa yang gua lakuin emang selalu gak penting lah. Sampe ujungnya gua gua buka-buka yang banyak sensornya, Hadeeeh.....
Jadi lemes lagi nih dengkul.
     Sekitar pukul 02.00 WIB, setelah gua selesai dan merasa puas sama semua yang bersensor, terdengar suara teriakan.. 

"HeH. BEGO !!!"

  Gua diem....

"HeH !!"

   Lah? Ngelawan.


    Hmm...  Gua tau itu bukan suara dari mana-mana, dia memang selalu begitu. "Sepi yang mengundangnya, angin yang mendatangkannya dan malam adalah temannya". ini bukan yg pertama kalinya. Brisik sekali. Diwaktu yang seharusnya gua sedang bermimpi, ia malah memojokan gua ke-ruang yang sempit, rasanya untuk kentut aja susah. 
    Yakin yakin dan yakin, keyakinan saja yang dibicarakannya. Dia itu percaya diri sekali, memang dia itu siapa, sombong. Sampah tak layak menyombongkan diri. sampah hanya menunggu, sampai nanti ada yg mendaur ulangnya menjadi berharga, lalu setelahnya, sampah tetap akan berakhir sama. sampah tetaplah sampah. Terus begitu,  sampai dengan akhir yang sebenarnya. Hangus menjadi debu~
  
      "kalau lu bilang gua ini sampah, lu lebih buruk dari sampah!"

Hahaha... 

       "lu penuh kepalsuan"

...............

      "ketika lu menjadi siapa atau bagaimana nanti, Hasilnya bukan lu yg nentuin Ataupun orang lain. Apa lu lupa akan tuhan?. 

hm..........

        "manusia adalah ciptaannya yg diberi keistimewaan dari makhluk yang lainnya. Jadi berfikirlah lebih jauh lagi,  kalau lu pikir diri lu sampah, sama artinya lu mengejek tuhan. lu ngerti yang gua maksud?"

Hee... Brisik...

       "kita semua sama, lu gak sedirian"

...................